batunews | BATU – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kota RKPD ( Rencana Kerja Pembangunan Daerah) Tahun 2025 dan RPJPD ( Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah) Kota Batu Tahun 2025 – 2045, digelar di Golden Tulip Holland Hotel, komplek Jalan Bukit Panderman Hill, Jalan Cherry Nomor 10 Kelurahan Temas Kecamatan Batu Kota Batu pada Selasa (26/3/2024).

   Kegiatan tersebut dihadiri oleh 300 dari Forkopimda, DPRD, Kepala OPD Pemerintah Kota Batu, Kepala Desa dan Lurah, Perbankan, Perhutani, Pengusaha, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat serta Pers.

Dalam arahannya, Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai menyampaikan bahwa hasil Musrenbang ini untuk ditindaklanjuti sehingga pembangunan yang dilaksanakan dapat diimplementasikan dan berdampak kepada masyarakat.

   “Ya, saya berharap usulan dan saran untuk ditindaklanjuti dan ini merupakan kesempatan emas konsep RPJPD dan RKPD dapat diwujudkan dan berdampak kepada masyarakat,”, ungkapnya

  Pj Aries juga sepakat bahwa pembangunan Kota Batu harus berkelanjutan, berkonsentrasi pada lingkungan.

  “Benar, kita tidak ingin bangunan konstruksi di Kota Batu banyak dari alamnya”, tegasnya.

  Selanjutnya, Pj Aries juga sepakat untuk meningkatkan kualitas SDM melalui sikronisasi antara dunia pendidikan dan dunia kerja.
  Ia juga beepesan agar tidak terlena dengan prestasi keberhasilan Kota Batu.

  “Dalam pekerjaan rumah kita masih banyak, jangan terlena oleh angka – angka, prestasi tetap kita jaga dan terus ditingkatkan”, pesannya.

  Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber yaitu Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah ( Bappeda) Provinsi Jawa Timur Muhammad Yasin, Tenaga Ahli Wali Kota, Prof Chandra Fajri Ananda, dari Kepala Perwakilan Bank Indonesia Malang, Febriana dan MD Forkan, Kepala Badan Perencanaan dan Penelitian Pembangunan Daerah Kota Batu.

  Kepala Bappeda Propinsi Jawa Timur menyampaikan bahwa RPJPD harus selaras dengan pemerintah pusat dan provinsi.

     ” Perencanaan daerah harus berintegritas dan memuliakan efisiensi, kedua, perencanaan pembangunan berorientasi hasil, ketiga, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah ( PAD) untuk kemandirian fiskal, keempat, mewujudkan pemerintahan yang ramah investasi, kelima, pendidikan dan kesehatan jalan  menuju kesejahteraan dan yang terakhir, pelayanan publik untuk mewujudkan keadilan”, tandasnya.



  M Yasin juga menyampaikan rasa bangganya kepada Kota Batu karena telah berhasil menghilangkan kemiskinan ekstrim, menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan, meningkatkan pertumbuhan ekonomi serta angka investasi daerah tahun 2023 lebih baik dibanding tahun sebelumnya.

“Memang, RPJPD Kota Batu mengarah pada pembangunan yang selaras dengan pelestarian alam, mengingat Kota Batu merupakan lahan hijau dan merupakan daerah hulu sungai Brantas sehingga banyak sumber mata air yang harus dipertahankan”, tutupnya. (zulkifli)

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *